SEJARAH RUPIAH DI INDONESIA DAN JUGA FAKTA – FAKTA MENARIK YANG HARUS DIKETAHUI

Terdapat kata – kata yaitu ‘money can’t buy happiness’ pada awalnya mungkin kata yang tadi itu ada benarnya. Hanya saja di zaman sekarang ini rasanya uang yang dapat membuat orang dapat bahagian, karena sekarang ini apa – apa itu menggunakan uang.

Untuk ke wc umum saja harus membayar, apalagi untuk hal lainnya yang dapat memenuhi kebutuhan kita sehari – harinya. Belum lagi gaya hidup yang semakin tinggi dan menjadikannya untuk sebagian orang adalah hal yang tidak boleh terlewatkan. Uang , uang dan uang adalah hal yang menjadi priority di  zaman sekarang, tanpanya tidak dapat bertahan hidup bukan.

Sudah lamanya kita mengenal dengan alat tukar tersebut, tetapi kita tidak mengetahui sejarah dibalik mata uang Indonesia rupiah ini. Ketika proklamasi kemerdekaan itu sudah dibacakan oleh presiden pertama Indonesia yaitu Bung Karno pada tanggal 17 Agustus 1945, ternyata kita ini belum mempunyai mata uang sendiri.

Karena pada saat itu mata uang yang beredar disini adalah uang Jepang, Hindia Belanda serta mata uang De Javasche Bank. Sekitar bulan September itu terjadi inflasi yang sangat kacau, membuat pemerintah mengambil langkah utnu memproduksi mata uang sendiri dengan nama ORI (Oeang Republik Indonesia).

Tetapi disini pemerintah mendapatkan berbagai rintangan, dalam penyebaran ORI di tanah air. Karena beberapa wilayah masih berada dibawah pemerintahan Belanda.

Tetapi ORI ini tidak bertahan lama dan terhenti ketika Seri ORI Baru. Seiring dengan berjalannya waktu, pada tanggal 1 Juli 1953 De Javasche Bank digantikan dengan Bank Indonesia dan  diresmikan sebagi bank sentral.

Ketika itu BI mulai meluncurkan uang rupiah yang dapat gunakan untuk alat pembayaran. Lahir dalam dua jenis yaitu uang kertas serta uang logam, lalu BI mendapatka kewenangan untuk mencetak serta menerbitkan uang juga mengatur perederannya.

Nama rupiah sendiir itu berasal dari India yaitu rupee, serta Mongolia yaitu Rupia dengan arti perak. Penasaran dengan fakta – fakta menarik lainnya tentang rupiah? Simak ulasan berikut ini.

1. Percetakan Rupiah

Tahukah kamu bahwa uang yang kita gunakan dalam sehari – hari ini dicetak dimana? Uang yang biasa kita gunakan ini dicetak di Perusahaan Umum Percetakan Uang Republik Indonesia atau disingkat dengan Perum Peruri.

Dimana orang – orang mungkin tahunya bahwa pencetakan uang itu di Bank Indonesia, padahal disana itu hanya mendistribusikan dan mengontrol peredarannya saja. Jadi, jangan sampai tertukar lagi ya.

2. Tata Cara dalam Merawat Uang Rupiah

Ternyata uang rupiah yang dicetak dan disebarkan ke masyarakat ini membutuhkan pengeluaran yang sangat besar. Pengeluaran yang dikeluarkan untuk mencetak uang itu bisa sampai triliunan per tahunnya.

Maka dari itu untuk tetap merawat uang rupiah supaya tidak rusak dan tetap bagus, jangan dilipat, dicoret, diremas, sampai dengan di staples. Jadi jagalah uang rupiah kamu dengan baik dan benar.  Karena pembuatannya saja mengeluarkan uang yang sangat besar.

3. Tidak Hanya Indonesia yang Menggunakan Rupiah

Ternyata alat tukar rupiah ini tidak hanya digunakan Indonesia. Beberapa negara yang menggunakan uang rupiah itu Timor Leste, Malaysia serta Papua Nugini yang berbatasan dengan Indonesia.

Untuk Malaysia dan juag Papua itu hanya pada daerah – daerah tertentu saja yang menggunakan uang rupiah. Lalu untuk Timor Leste meskipun mata uang nasional mereka adalah Dolar AS, hanya saja rupiah masih dapat digunakan disana.

Itulah sejarah singkat dan fakta menarik yang dimiliki rupiah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *