SEJARAH KERAJAAN SRIWIJAYA SERTA PENINGGALAN BERSEJARAH YANG DIMILIKINYA

Indonesia bisa ada karena perjuangan yang sudah dilakukan oleh para pahlawan pada zaman penjajahan. Dimana semangat – semangat yang mereka miliki dilkumpulkan menjadi satu dan berhasil untuk mengusir penjajah. Membuat penduduk Indonesia dapat tinggal dengan tenang tanpa harus memikirkan para sekutu yang menjajah. Selain itu sejarah tentang penjajahan , ada juga sejarah lainnya yang dimiliki oleh Indonesia. Sejarah yang satu ini itu mengenai tentang kearifan lokal yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, sejarah itu adalah kerajaan – kerajaan yang sudah berdiri sangat lama. Dimana kerajaan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia itu tidak sedikit, ada banyak yang tersebar disetiap penjuru daerah di tanah air ini.

Salah satunya adalah kerajaa Sriwijaya yang dimana memiliki kekuasaan untuk mengatur perdagangan yang terjadi di jalur Selat Malaka. Dengann corak maritime yang dimilikinya ini, membuat Sriwijaya dapat mempunyai hubungan yang baik denga Jawa. Ini didukung dengan hubungan yang dimiliki dari raja – raja yang memang berasal dari Jawa juga. Pada saat itu lahirnya Sriwijaya di abad ke VI masehi, memberikan beberapa pertanyaan yang terlintas. Ini dikarenakan kepopulerannya ini tidak sepesat yang berada  di kota – kota AsiaTenggara. Ini menjadi pertanyaan karena perdagangan yang terjadi di Romawi – India – Cina itu memiliki perkembangan yang pesar. Apalagi letak dari Sriwijaya sendiir itu berada di pesisir Sumatra Timur, yang dimana itu adalah jalur utama.

Sriwijaya ini tidak hanya berhubungan baik dengan Jawa, tetapi juga dengan India serta Cina. Mengapa Ini bisa terjadi? Karena Sriwijaya itu populer dengan menjadi pusat dari pembelajaran agama Buddha di Nusantara. Untuk keberadaan dari Sriwijaya ini memang belum dapat dipastikan dengan tepat, karena masih menjadi perbincangan sampai dengan detik ini. Terdapat pendapat yang terkenal dikeluarkan oleh G. Coedes di tahun 1918, dimana Sriwijaya itu memiliki pusat di kota Palembang. Meskipun pendapat yang satu ini populer hanya saja bukti –bukti dari peninggalan yang dimilikinya itu tidak cukup meyakinkan, karena bukti sejarah dari Sriwijaya sendiri hanya sedikit.

Dan masih terdapat pendapat – pendapat lainnya tentang letak dari Sriwijaya sendiri, karena corak maritime yang mereka anut membuat mereka sering berpindah – pindah pusat kekuasaan. Tidak hanya pusat dari Sriwijaya saja yang masih menjadi perbincangan sampai detik ini, tetapi pendiri dari Sriwijaya sendiri juga susah untuk dapat diketahui. Mari kita mengetahui terlebih dahulu tentang peninggalan bersejarah dari Kerajaan Sriwijaya.

1.Prasasti Kedukan Bukit (682 M)

Prasasti yang satu ini menjadi salah satu bukti dari kerajaan Sriwijaya, dimana prasasti ini menjadi bukti dari pendirian kerajaan Sriwijaya. Di dalamnya terdapat informasi yang berhubungan dengan rajanya yaitu Dapunta Hyang.

2.Prasasti Talang Tuo (684 M)

Isi dari prasasti ini memang tidak terlalu jauh berbeda dengan prasasti yang sebelumnya. Disini terdapat nama pendiri dari kerajaan Sriwijaya yang lebih jelas untuk dibaca, yaitu Dapunta Hyang Sri Jayanasa.

3.Prasasti Ligor, Thailand (775 M)

Bukti yang terdapat di dalam prasasti ini adalah kerajaan Sriwijaya yang pernah berkuasa di Ligor serta pendirian kuil. Selain itu juga terdapat penjelasan dari Raja Sri Indrawarman serta Dharanindra.

Lalu masih banyak lagi peninggalan yang ditemukan terkait dengan Kerajaan Sriwijaya. Kemunduran dari Sriwijaya sendiri itu terjadi karena adanya penyerangan yang dilakukan oleh Kerajaan Cola sebanyak tiga kali. Dimana ini berdampak pada kekuasaan di Selat Malaka yang melemah.

Itulah sejarah dari kerajaan Sriwijaya dan beberapa peninggalan sejarah yang dimilikinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *