Sejarah Kota Jakarta, Ibu Kota Yang Melewati Banyak Masalah

Jakarta merupakan ibukota dari negara kita Indonesia yang sangat dipenuhi oleh tingkat kesibukan yang tinggi, Gedung pencakar langit, kemacetan, dan masih banyak lagi situasi yang selayaknya kota besar.

Namun dibalik itu semua, Jakarta sendiri terkenal dengan kebudayaannya yang banyak dan menawan.

Kota ini juga seringkali menjadi lokasi wisata utama yang ingin dikunjungi oleh para wisatawan baik dari luar derah maupun dari dalam.

Walaupun terkenal dengan kebudayaannya yang banyak serta tempat wisatanya yang beragam, namun tak banyak orang hingga para pemain IDN Poker Terpercaya yang tahu mengenai sejarah terbentuknya kota yang satu ini.

Kota ini pada mulanya bernama Sunda Kelapa namun pada tanggal 22 Juni 1527 namanya diganti dengan Jayakarta dan inilah yang menjadi tanggal berdirinya kota Jakarta.

Nah, untuk kalian yang ingin tahu lebih dalam mengenai kota ini, di bawah ini kami akan memberikan informasinya untuk kalian.

Sejarah Kota Jakarta

Jakarta adalah ibu kota dari negara Indonesia dan Jakarta juga merupakan kota terbesar yang ada di Indonesia. Letak Jakarta berada di Estuari Sungai Ciliwung di bagian barat laut Jawa.

Daerah ini telah lama menopang permukiman manusia. Bukti bersejarah dari kota Jakarta dimulai dari  abad ke 4 M.

Saat itu Jakarta merupakan sebuah pemukiman serta pelabuhan Hindu. Kota ini juga diklaim secara berurutan oeh kerajaan bercorak Indoa Tarumanegara, Kerajaan Sunda Hindu.

Hindia Belanja membangun daerah tersebut sebelum direbut oleh Kekaisaran Jepang semasa Perang Dunia II lalu akhirnya merdeka sebagai bagian dari Indonesia.

Jakarta juga telah dikenal dengan beberapa nama. Seperti Sunda Kelapa selama periode Kerajaan Sunda, Jayakarta, Djajakarta, atau Jacatra selama periode singkat Kesultanan Banten.

Lalu, Jakarta berkembang dalam tiga tahap. Sedangkan kota tua Jakarta yang dekat dengan laut di Utara berkembang antara 1619 dan 1799 di era VOC.

Kota baru di selatan berkembang antara 1809 dan 1942 setelah pemerintahan Belanda mengambul alih penguasaan Batavia dari VOC yang gagal membayar sewanya yang telah berakhir pada 1799.

Ketiga adalah perkembangan Jakarta Modern sejak proklamasi kemerdekaan pada 1945. Pada masa itu Jakarta yang masih berada dibawah pemerintahan Belanda dikenal dengan sebutan Batavia, sebutan tersebut berlaku dari tahun 1619 sampai 1949. Lalu kemudian berganti nama menjadi Djakarta atau Jakarta selama pendudukan Jepang dan masa modern.

Pada daerah pesisir serta pelabuhan Jakarta di utara Jawa Barat telah menjadi lokaso permukiman manusia semenjak kebudayaan Bunia bad ke 4 SM.

Catatan sejarah yang paling awal ditemukan di Jakarta adalah Prasasti Tugu yang ditemukan di Kecamatan Tugu, Jakarta Utara.

Prasasti yang satu ini merupakan salah satu prasasti tertua di dalam sejarah Indonesia. Daerah ini juga merupakan bagian dari kerajaan bercorak India yaitu kerajaan Tarumanegara.

Di tahun 397 M, Raja Purnawarman mendirikan sebuah Sunda Pura yang letaknya berada di pantai Utara Jawa Barat dan menjadikannya ibu kota baru kerajaan.

Ibu kota kerajaan Tarumanegara tersebut kemungkinan besar berada di suatu tempat di antara kecamatan Tugu, Jakarta Utara, dan kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Purnawarman meninggalkan 7 buah batu peringatan di seluruh daerah tersebut termasuk di provinsi Jawa Barat dan Banten yang terdiri dari prasasti yang memuat namanya.

Nah, kira kira itulah sedikit informasi mengenai sejarah kota Jakarta yang harus kalian tahu, terutama bagi kalian yang saat ini tinggal di Jakarta atau lahir di Jakarta.

Semoga artikel ini dapat menambah ilmu pengetahuan kalian terutama mengenai sejarah Kota Jakarta sebagai ibu kota Indonesia.

Dengan artikel ini juga, semoga kalian semakin mencintai Kota Jakarta dan merawat mereka sebagaimana mestinya agar kota ini tetap berdiri dengan indah dan tak cepat rusak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *